Postingan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN

Faktor yang sering digunakan dalam mengevaluasi kepuasan terhadap suatu produk manufaktur, antara lain : 1. Kinerja (performance) karakteristik operasi pokok dari produki inti (core product) yang dibeli, misalnya kecepatan, konsumsi bahan bakar, jumlah pelanggan yang dapat diangkut, kemudahan dan kenyamanan dalam mengemudi, dan sebagainya. 2. Ciri-ciri atau keistimewaan tambahan (features), yaitu karakteristik sekunder atau pelengkap, misalnya kelengkapan interior dan eksterior seperti dash board, AC, sound system, door lock system, power steering, dan sebagainya. 3. Keandalan (realibility), yaitu kemungkinan kecil akan mengalami kerusakan atau gagal dipakai, misalnya mobil tidak sering ngadat/macet/rewel/rusak. 4. Kesesuaian dengan spesiftasi (conformance to specifications), yaitu sejauh mana karasteristik desain dan operasi mememuhi standar-standar yang telah sebelumnya. Misalnya standar keamanan dan emisi terpenuhi, seperti ukuran as roda untuk truk tentunva harus lebih bes...

MEMPERLAKUKAN PELANGGAN

     Ada 5 prinsip utama yang harus dijalankan agar pelanggan menjadi sangat puas (delight customer) atau setidaknya terpenuhi ekspektasinya 1.   Memahami pelanggan, pelanggan adalah manusia yang harus dikelola keinginannya. Memahami pelanggan merupakan langkah pertama yang terpenting. Apabila Anda berhasil memahami kebutuhannya – maka langkah selanjutnya akan terasa mudah dan membuat Anda senang. 2.       Membuat pelanggan mengerti semua layanan perusahaan Anda.Customer yang sudah datang ke perusahaan Anda dipastikan telah memiliki kepercayaan dengan produk/ layanan yang disediakan. Atau setidaknya mereka telah mendengar berita positif tentang perusahaan Anda. Buatlah mereka mengetahui secara lengkap dan jelas semua produk/ layanan yang perusahaan Anda miliki. Jangan biarkan mereka pulang dengan informasi yang tidak lengkap atau bahkan salah persepsi. 3.       Menciptakan kesan positif Kesan positif yang tere...

HARAPAN PELANGGAN

    Harapan pelanggan dapat dipercaya dalam menentukan kualitas suatu produk dan kepuasaan pelanggan.  Pada dasarnya faktor-faktor yang mempengaruhi harapan pelanggan adalah yaitu kebutuhan pribadi, pengalaman masa lampu, rekomendasi dari mulut ke mulut dan iklan. Menurut Zeithmal faktor yang mempengaruhi harapan pelanggan khususnya dibidang jasa yaitu Enduring sevice intensifiers Faktor ini adalah yang memiliki sifat stabilserta  mendorong pelanggan untuk meningkatkan sensivitasnya untuk suatu jasa. Pelanggan akan berharap bahwa dirinya pantas untuk dilayani dengan baik oleh pemberi jasa yang bersangkutan. 2.       Personal Needs Kebutuhan yang dirasakan seseorang yang mendasar bagi kesejahteraan akan sangat menentukan dalam penciptakan harapannya. Kebutuhan tersebut mencakup fisik, kebutuhan sosial, dan kebutuhan psikologi. 3.       Transitory Service Intensifiers Faktor individual yang bers...

ELEMEN BUDAYA ORGANISASI

Terdapat beberapa elemen budaya organisasi. Budaya organisasi yang dibentuk dari faktor-faktor yang terkandung di dalam perusahaan sangat dipengaruhi oleh beberapa elemen kunci yang cukup dominan.  a.         Lingkungan Usaha Kelangsungan hidup organisasi di tentukan oleh kemampuan perusahaan memberi tanggapan yang tepat terhadap peluang dan tantangan lingkungan. Lingkungan usaha merupakan unsur yang menentukan terhadap apa yang harus dilakukan perusahaan agar bisa berhasil. Lingkungan usaha yang berpengaruh antara lain meliputi produk yang dihasilkan, pesaing, pelanggan, teknologi, pemasok, kebijakan pemerintah, dan lain-lain. Sehubungan dengan itu, perusahaan harus melakukan tindakan-tindakan untuk mengatasi lingkungan tersebut antara lain seperti kebijakan penjualan, penemuan baru, atau pengelolaan biaya dalam mengahadapi realitas pasar yang berbeda dengan lingkungan usahanya.  b.        Nil...

MACAM - MACAM ORGANISASI

Pengelompokan jenis organisasi dapat dilakukan dengan menggunakan kriteria sebagai berikut : 1. Berdasarkan jumlah orang yang memegang pucuk pimpinan Ø Bentuk tunggal, yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang, semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu orang. Ø Bentuk komisi, pimpinan organisasi merupakan suatu dewan yang terdiri dari beberapa orang, semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan. 2. Berdasarkan lalu lintas kekuasaan. Ø Organisasi lini atau bentuk lurus, kekuasaan mengalir dari pucuk pimpinan organisasi langsung lurus kepada para pejabat yang memimpin unit-unit dalam organisasi. Ø Bentuk lini dan staff, dalam organisasi ini pucuk pimpinan dibantu oleh staf pimpinan ahli dengan tugas sebagai pembantu pucuk pimpinan dalam menjalankan roda organisasi. Ø Bentuk fungsional, bentuk organisasi dalam kegiatannya dibagi dalam fungsi-fungsi yang dipimpin oleh seorang ahli dibidangnya, dengan hubungan kerja ...

PELUANG USAHA

Peluang yang dalam bahasa Inggris di sebut dengan opportunity yang memiliki arti sesuai dengan Kamus BesarBahasa Indonesia adalah kesempatan. Secara sederhana peluang di artikan sebagai kesempatan muncul atau terjadi pada satu peristiwa. Sementara itu, usaha memiliki pengertian berbagai daya untuk mendapatkan apa yang di inginkan. Sehingga secara terminologis pengertian peluang usaha adalah kesempatan yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk mendapatkan apa yang di inginkannya ( keuntungan – kekayaan – uang ) dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki. Jadi peluang usaha adalah sesuatu yang sangat penting karena adanya peluang tentunya ada kesempatan untuk mencapainya, ingin membuka usaha di bidang tertentu pasti akan melihat ada nggak peluangnya untuk memenangkan pasar. Usaha apapun itu, dari b isnis modal kecil sampai yang membutuhkan modal seabrek, dari b isnis sampingan  hingga bisnis utama, akan membutuhkan pertimbangan tentang potensi dan peluang pasarnya. Ad...

ETIKA DAN ETIKA PROFESI

Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak  kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etikaakan berkaitan dengan konsep yang dimiliki olehindividu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik. Menurut Martin [1993], etika didefinisikan sebagai”the discipline which can act as the performance index or reference for our control system”. etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat danditerapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial(profesi) itu sendiri. Kehadiran organisasi profesi dengan perangkat “built-in mechanism” berupa kode etik profesi dalam hal ini jelasakan diperlukan untuk menjaga martabat serta kehormatan profesi, dan di sisi lain melindungi masyarakat dari segala bentuk penyimpangan maupunpenyalah-gunaan keahlian (Wignjosoebroto, 1999). Sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercay...