TAHAPAN NEGOSIASI BISNIS
Terdapat 3 tahapan penting dalam bernegosiasi antara lain :
Tahap
perencanaan
Tahap
perencanaan negosiasi membutuhkan tiga tugas utama, yaitu merencanakan sasaran
negosiasi, memutuskan strategi, dan memperjelas proses negosiasi.
A. Sasaran
Negosiasi
Sasaran
negosiasi adalah apa hasil yang diharapkan dalam bernegosiasi. Hal ini
merupakan salah satu alasan utama mengapa seseorang bernegosiasi. Penentuan
sasaran atau target dalam bernegosiasi sangatlah penting sebagai arahan atau
petunjuk dalam bernegosiasi. Ada dua jenis sasaran dalam bernegosiasi, yaitu
sasaran ideal dan sasaran dasar (batas minimal yang dapat dicapai).
B. Strategi
Negosiasi
Komponen
kedua adalah strategi negosiasi yang merupakan cara atau teknik untuk mencapai
tujuan bernegosiasi. Untuk mencapai kesepakatan kedua belah pihak memang
diperlukan strategi yang tepat. Ada beberapa strategi negosiasi yang dapat anda
gunakan dalam bernegosiasi, antara lain : strategi kooperatif, strategi
kompetitif, dan strategi analitis.
1. Strategi
Kooperatif
· Sasarannya
mencapai kesepakatan kedua belah pihak
· Memakai
semboyan win-win solution
· Mempercayai
pihak lawan
· Melakukan
kompromi jika diperlukan dan timbal balik
· Menciptakan
landasan dan kepentingan bersama
2. Strategi
Kompetitif
· Sasaran
strateginya adalah mengalahkan lawan
· Tidak
mempercayai lawan dan siap bertarung
· Menuntut
sebuah konsesi, menegaskan posisi, dan melancarkan tekanan.
· Tidak
memberikan apa-apa dan menghabiskan semuanya
3. Strategi
Analitis
· Mempunyai
filosofi bahwa seorang negosiator adalah pemecah masalah, bukan seorang
petarung
· Memandang
negosiasi sebagai bentuk latihan dalam memecahkan masalah, dan bukannya sebagai
permainan
· Berusaha
kreatif dan bersama-sama mencari alternatif solusinya
· Menggunakan
kriteria yang objektif dalam mengambil keputusan
· Membuat
alasan yang rasional dan bukan atas dasar perasaan
C.. Proses
Negosiasi
Komponen
ketiga adalah proses negosiasi. Sebelum mencapai tujuan yang anda tentukan
sebelumnya, perlu diketahui bahwa dalam negosiasi sangat diperlukan yang
namanya proses negosiasi yang melibatkan kedua belah pihak. Proses negosiasi
merupakan proses suatu proses tawar-menawar yang diharapkan mampu menghasilkan
suatu kesepakatan di kedua belah pihak yang saling menguntungkan.
Menurut
Casse dalam proses negoasiasi ada enam tahapan penting yang perlu diperhatikan,
antara lain :
·
persiapan,
·
kontak pertama,
·
konfrontasi,
·
Kompromi,
·
Solusi,
·
konsolidasi.
Tahap
Implementasi.
Tahap
implementasi merupakan tahapan penerapan atau tindakan yang diperlukan agar
mencapai sukses dalam bernegosiasi. Implementasi memiliki komponen penting
antara lain : taktik negosiasi, keterampilan negosiasi, dan perilaku negosiasi.
a. Taktik
Negosiasi
Macam-macam
taktik negosiasi, antara lain:
·
Taktik dengan cara anda.
·
Taktik bekerja sama.
·
Taktik tidak bertindak
apa-apa.
·
Taktik melangkah ke tujuan
lain.
b. Keterampilan
bernegosiasi.
Macam-macam keterampilan
bernegosiasi, antara lain:
·
Persiapan.
·
Memulai negosiasi.
·
Strategi dan teknis.
·
Kompromi.
·
Menghindari kesalahan taktis.
Tahap peninjauan negosiasi.
Tahap
ini merupakan tahapan setelah berlangsungnya suatu proses negosiasi. Tahapan
ini memiliki arti yang sangat penting bagi seorang negosiator dalam meninjau
apa yang sudah dilakukannya selama bernegosiasi.
Ada
beberapa alasan penting mengapa tahap peninjauan negosiasi perlu dilakukan,
antara lain :
-
Untuk memeriksa apakah anda sudah
mencapai tujuan anda.
- Jika
tidak, maka hal itu dapat menjadi pelajaran sekaligus pengalaman yang sangat
berharga bagi seorang negosiator.
- Jika
ya, maka pastikan apa yang sudah anda lakukan dengan baik dan bangunlah
kesuksesan anda.
Komentar
Posting Komentar